Giliran Pak Alfian dan Bu Koes, “Sinau Nang Omah” JTV Semakin Berwarna

SMP Negeri 10 Surabaya kembali tampil menjadi Narasumber dalam program “Sinau Nang Omah” di JTV, Selasa (27/10/2020). Kali ini yang tampil adalah Bapak Alfian Yanis Candra Kirana, S.Pd., Gr. dengan membawakan materi pengenalan terhadap Bimbingan dan Konseling (BK). Sedangkan Ibu Koes Indrawati. S.Pd. tampil tepat pada Hari Pahlawan, Selasa (10/11/2020) dengan membawakan materi IPA “Asam, Basa dan Garam”.

Baca juga:

“SMPN 10 Surabaya Rutin Menjadi Narasumber “Sinau Nang Omah” JTV”

Dengan tampilnya mata pelajaran BK dan IPA ini semakin mewarnai dan melengkapi acara “Sinau Nang Omah” yang dibawakan oleh Bapak/ Ibu guru SMPN 10 Surabaya. Sebelumnya telah tampil mata pelajaran Prakarya, Seni Budaya, dan Bahasa Jawa.

Bapak Alfian menyampaikan dasar-dasar pemahaman terhadap BK. Hal ini menjadi sangat penting karena di lapangan masih banyak ditemui para siswa bahkan orangtua yang masih salah paham mengenai BK. Di tayangan ini, Pak Alfian mencoba meluruskan kesalahpahaman tersebut dengan penjelasan yang santai, ringan dan mudah dimengerti.

“Guru BK tidak hanya untuk anak bermasalah saja, karena guru BK di sekolah itu tentu harus memberikan layanan kepada seluruh peserta didik. Jadi BK bukan tempat untuk anak-anak nakal saja, tetapi semua siswa”, jelasnya.

Untuk bercerita ke guru BK, biasanya siswa khawatir ceritanya akan tersebar ke guru yang lain. Hal ini dibantah Pak Alfian, karena BK mempunyai azas kerahasiaan.

Baca juga:

“BK, (B)ukan (K)eranjang Sampah (Eps.1)”

“Anak-anak bisa cerita atau curhat kepada guru BK masing-masing. Insya Allah apa yang disampaikan itu akan dijaga kerahasiaannya”, tegasnya.

Di akhir sesi ini, ada penyerahan lukisan dari Bapak Sumantri kepada JTV. Lukisan ini adalah penyempurnaan dari demo melukis naturalis Bapak Sumantri pada tayangan Sinau Nang Omah edisi 20 Oktober 2020 silam. Lukisan pemandangan yang indah tersebut akan dipasang di studio JTV.

Sedangkan pada episode yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, acara “Sinau Nang Omah” diisi oleh Bu Koes Indrawati, guru IPA yang menyampaikan materi tentang “Asam, Basa dan Garam”. Diawali dengan tayangan pidato Bung Tomo yang legendaris, Bu Koes telah siap memulai praktikum dengan segala peralatan yang tersedia.

Segmen pertama, Bu Koes menjelaskan tentang konsep dasar asam, basa dan garam. Dilanjutkan pengujian beberapa zat dengan beberapa indikator untuk mengetahui jenis zat asam, basa atau netral.

Baca juga:

“Tampil Di “Sinau Nang Omah” JTV, Cak Mantri Lakukan Demo Melukis Naturalis”

Pada sesi tanya jawab dengan pemirsa, ada satu pertanyaan menarik dari Arthadirga – Mojokerto. Ia menanyakan, “Ayah saya pernah mengatakan kalau belajar IPS lebih banyak membutuhkan kemampuan untuk menghafal agar bisa mudah memahami. Sedangkan kalau belajar IPA bagaimana bu? Apakah sama?”, tanyanya.

Jawaban yang diberikan Bu Koes sangat lugas. Bahwasanya, dengan praktikum langsung, pemahaman akan diperoleh secara nyata dan teringat sampai dewasa.

“Kalau IPA, tidak harus selalu menghafal. Seperti hari ini kita lakukan percobaan. Apalagi nanti kalau susdah tidak pandemi, kita coba langsung. Pasti diingat nanti sampai dewasa, sampai kuliah, msih ingat terus kalau kita melakukan sendiri percobaannya’’, ungkapnya.

Berikut video penampilan dari Bapak Alfian dan Bu Koes selengkapnya:

Penampilan Pak Alfian di Sinau Nang Omah JTV. (Video: Youtube – JTV rek)
Penampilan Bu Koes di Sinau Nang Omah JTV. (Video: Youtube – JTV rek)

Jurnalis : Dian Eko Restino/ @dian_eko_restino
Editor : Nazilatul Maghfirah/ @zila_fira
Publisher : Wid Dwi Bowo/ @tvpendidikan_official

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*