Grand Final Lomba Cerpen Wijaya Putra, Frizcha Azzatika Dewi Raih Juara 3

Salam Literasi!

SMA Wijaya Putra mengadakan lomba cerpen tingkat SMP Se-Surabaya dan Gresik, dengan tema “ Budi Pekerti”. Sebelumnya SMP Negeri 10 Surabaya mengirimkan 4 kandidat yang memang suka menulis, yakni Abdul Halim (IX-J), Awrilutsania Hamidya (VII-C), Jennisa Violin Dwi Devikasari (IX-H), dan Frischa Azzatika Dewi (IX-B). Lomba tersebut dibuka dari tanggal 28 Oktober- 28 November 2020 dengan mengirimkan naskah secara online. Pengumuman lomba pada tanggal 15 Desember 2020 dan keempatnya masuk Grand Final.

Rabu, (23/12/2020) Grand Final tersebut digelar di atrium Food Junction, Jl. Grand Pakuwon, Banjar Sugihan, Kec Tandes, Surabaya pukul 13.00 WIB. Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala sekolah SMA Wijaya Putra dan guru Bahasa Indonesia SMA Wijaya Putra.

Finalis berfoto bersama Kepala Sekolah dan Guru pembimbing sebelum berangkat. (Foto: Nazila)

Sebelum berangkat lomba, tak lupa perwakilan dari siswa yang mengikuti lomba cerpen berpamitan kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Surabaya, Drs. M. Masykur  HS, M.Si untuk meminta doa agar diberi kelancaran dan meraih prestasi.

“Iya saya sudah tahu kalian berangkat lomba, kalian berangkat untuk menjadi juara”, ucap abah Masykur.

Penyelenggaraan lomba cerpen ini dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat mulai dari mencuci tangan , sosial distancing, pengukuran suhu, menggunakan hand sanitizer, serta menggunakan masker. Juri yang bertugas yaitu Wiwik Sulistiani dosen Universitas Wijaya Putra, perwakilan dari Food Junction Winda, S.Pd serta Yuk Ratna yang merupakan Yuk Jombang.

Baca juga:

“Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, SMPN 10 Surabaya Terapkan “Blended Learning”

Kriteria penilaian Grand Final kali ini  meliputi keorsinilan karya, serta penyampaian sinopsis cerita yang mereka sampaikan. Di penghujung acara pengumuman lomba, SMP Negeri 10 Surabaya terpanggil meraih juara ke 3 yaitu karya dari Frizcha Azzatika Dewi. Frizcha mengaku tidak cerpennya berjudul “Pemalas Berujung Kesadaran Diri” menyangka bisa meraih juara 3. Hal ini diungkapkannya ketika ditanya oleh MC.

“Jujur tidak menyangka, kaget pastinya dan senang sekali, pesan saya janganlah jadi anak yang pemalas karena pemalas akan berujung tidak baik, “Ucap Frizcha.

Frischa raih juara 3 lomba cerpen. (Foto: Linda)

Sedangkan Nazilatul Maghfirah, S.Pd., Gr, guru pembimbing penulisan cerpen tersebut mengungkapkan keikutsertaan lomba ini sebagai pengalaman berharga kepada para siswa. Guru Bahasa Indonesia ini juga ikut mendampingi siswa yang masuk Grand Final tersebut dari awal sampai acara berakhir.

“Pendidikan itu harus bermakna. Para siswa sudah sangat baik dalam mengaplikasikan materi cerpen dari pelajaran Bahasa Indonesia. Ini dibuktikan dengan keikutsertaan siswa dalam lomba ini dan masuk final. Bahkan ada siswa kelas VII yang ikut walaupun di sekolah belum mendapatkan materi cerpen. Nah dengan lomba ini, semoga pelajaran Bahasa Indonesia benar-benar menjadi hal yang sangat bermakna bagi kehidupan anak-anak”, pungkasnya.

Baca juga:

““SpiderMan Anti Mager” SPENLUSA Sabet Juara 2 Lomba Videografi Wijaya Putra”

Jurnalis : Dian Eko Restino/ @dian_eko_restino
Editor : Nazilatul Maghfirah/ @zila_fira
Publisher : Wid Dwi Bowo/ @tvpendidikan_official

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*