Menjadi Kartini Sejati di Era Pandemi

Sebuah Renungan untuk Para Ibu Sejati

Sejenak kita merenung tentang kondisi apa yang terjadi pada kita sekarang ini. Kita dihadapkan pada situasi yang luar biasa, yang tidak kita sangka akan terjadi pada keluarga kita, kampung kita, kota kita, negara kita bahkan dunia. Pandemi Global yang disebabkan oleh satu virus Covid-19 (Corona Virus Disease – 19).

Kenyataan ini tentu tidak akan pernah terlepas dari kepastian atau takdir yang di berikan oleh Sang Maha Kuasa. Dan pasti ada hikmah dari setiap kejadian yang kita alami. Tidak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia. Rabbana maa khalaqta hadza baathila..

Untuk sahabatku tercinta, para wanita yang ada di seantero jagad raya. Di hari emansipasi tanggal 21 April ini, biarpun kita tidak bisa berkebaya dan berdandan cantik seperti tahun-tahun sebelumnya, janganlah bermuram hati. Mari kita wujudkan “Dedikasi Hakiki” dari diri kita.

Baca juga:

Rabu Pertama Dan Ketiga, SMPN 10 Surabaya Anggun Dengan Kebaya

Keadaan mengharuskan kita “Stay At Home, Work From Home”. Justru inilah saat-saat yang paling berharga yang bisa kita wujudkan untuk keluarga kita, diri kita, lingkungan kita bahkan sosial dan spiritual kita. Phsycal Distancing tidak berarti Social Distancing, ada banyak yang bisa kita lakukan untuk keluarga dan lingkungan kita.

Biasanya begitu terbatas waktu kita untuk anak-anak dan keluarga. Sekarang begitu luas dan leluasa moment kita berkumpul dengan mereka. Mari kita mulai ‘melukis’ anak-anak kita dengan ‘kuas’ dan aneka elok rona yang akan memberikan warna kehidupan yang indah bagi mereka.

Baca juga: “Hikmah COVID-19

Pendidikan sosial dan spiritual seorang ibu terhadap anaknya adalah dasar yang akan senantiasa melekat dan terpahat pada diri seorang anak. Dan pada kesempatan sekarang yang mana kita semua sedang diharuskan #DirumahSaja, maka kita bisa memanfaatkannya untuk menjadi inspirator untuk mereka. Karena “Kartini Sejati” adalah Kartini yang yang akan selalu menginspirasi bagi lingkungannya, dan kita mulai dari keluarga. Harta yang paling berharga adalah Keluarga.

Selamat Hari Kartini. Semoga dengan kehadiran Covid-19 ini tidak akan mengurangi rasa syukur kita kepadaNya. Semoga kita senantiasa menjadi orang yang selalu pandai mengambil “Hikmah” dari setiap keadaan.

Surabaya, 21 April 2020

Penulis: Yulistiawati/ @yulistyawati_
Editor: Nazilatul Maghfirah/ @zila_fira
Publisher : Dian Eko Restino/ @dian_eko_restino

Foto: Linggau Pos

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*