Hindari Kerumunan, SMPN 10 Surabaya Bagikan Rapor “Drive-Thru”

Penerimaan rapor adalah satu momen yang ditunggu para orang tua sekaligus momen mendebarkan bagi para siswa. Dimana orang tua ingin melihat hasil belajar putra-putrinya selama di sekolah. Sedangkan para siswa, berdebar-debar apakah akan menjalani liburannya dengan pujian ataukah “ceramah” orang tua.

Ada yang berbeda pada penerimaan rapor semester ganjil Tahun Pelajaran 2021-2022 di SMPN 10 Surabaya kali ini. Demi menghindari kerumunan yang berpotensi menularkan virus Covid-19, penerimaan secara Drive-Thru menjadi solusi yang dipilih. Para orang tua tidak perlu mengantri berkumpul di ruangan, namun hanya cukup datang ke sekolah dengan kendaraan roda dua tanpa harus turun kendaraan. Juga bisa dengan berjalan kaki bagi yang rumahnya dekat dengan sekolah.

Namun demikian, para orang tua kebanyakan memilih turun kendaraan dan memarkir sepeda motornya di seberang meja pengambilan rapor. Tetapi hal itu tidak menjadi penghambat dalam alur pembagian rapor. Hal tersebut dilakukan atas dasar rasa sungkan dan ingin menjunjung sopan santun. Seperti yang dituturkan oleh salah satu orang tua dari kelas VII-B. Beliau juga mengapresiasi sekolah yang membagikan rapor secara Drive-Thru ini.

“Alhamdulillah keadaan berangsur baik. Semester kemarin (pembagian rapor) hanya melalui online. Alhamdulillah sekarang bisa bertemu langsung guru wali kelas. Iya saya tadi sungkan mau saya naiki (motornya) di depan meja, saya parkir saja di seberang meja. Walaupun tidak apa-apa (menaiki motor) tapi saya parkir, supaya lebih sopan”, katanya.

Baca juga:

Konser Amal Arti Guru, Walikota Eri: Guru Adalah Orang Tua Kita

Sebelum masuk gerbang, para orang tua melakukan cek suhu dan menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu. Dan juga diwajibkan untuk memakai masker. Untuk kemudian menuju meja yang telah ditata sedemikian rupa sesuai kelas anaknya masing-masing untuk mengambil rapor yang dilayani oleh wali kelas.

Sesuai yang disampaikan Kepala SMPN 10 Surabaya, Drs. M.Masykur HS., M.Si pada acara Sosialisasi Kenaikan Kelas pekan sebelumnya, pembagian rapor Drive-Thru ini merupakan solusi terbaik. Setelah semester-semester sebelumnya pembagian rapor hanya melalui daring, kali ini para orang tua bisa bertemu langsung dengan wali kelas walaupun hanya sebentar.

“Untuk penerimaan rapor, nanti SMPN 10 mau yang beda, yaitu dengan Drive-Thru. Tentunya kita ingin keadaan kembali normal seperti dulu. Kita bisa bersilaturahmi, bertemu muka dan saling berdiskusi dalam penerimaan rapor. Tapi kondisi belum memungkinkan untuk sekarang. Nah rapor Drive-Thru ini tampaknya menjadi pilihan terbaik. Minimal Bapak Ibu (orang tua) bisa bertemu dengan wali kelas anaknya masing-masing walaupun hanya sebentar”, ungkapnya.

Pembagian rapor Drive-Thru ini berlangsung bertahap selama 3 hari. Dimulai Kamis (23/12/2021) untuk kelas IX. Dilanjutkan Senin dan Selasa (27-28/12/2021) untuk kelas VIII dan VII yang terbagi dalam 2 sesi setiap harinya. Dalam pembagian rapor ini juga diserahkan bantuan seragam dan atribut untuk siswa MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

Baca juga:

Sosialisasikan Kriteria Kenaikan Kelas, Abah Masykur: “Semua Siswa Harus Naik Kelas, Kecuali yang Tidak Mau”

(HUMAS SPENLUSA)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*