Pembagian Rapor Virtual, Abah Masykur: “Mari Tingkatkan Kerjasama Sekolah dan Orangtua”

Pembagian rapor semester genap SMP Negeri 10 Surabaya tahun pelajaran 2020-2021 kembali harus dilakukan secara virtual. Seperti diketahui, Pemerintah Kota Surabaya belum mengijinkan kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Rencana tatap muka terbatas di awal tahun pelajaran Juli mendatang juga diwacanakan diundur. Alhasil, pembagian rapor hasil belajar siswa kelas VII dan VIII ini juga belum bisa mendatangkan orangtua untuk mengambil langsung ke sekolah.

Tanpa mengurangi esensi dan sambung rasa dengan para orangtua/ wali murid, acara pembagian rapor ini dilaksanakan pada Sabtu (19/6/2021). Dimulai pukul 08.00 WIB untuk kelas VIII dan pukul 10.00 WIB untuk kelas VII dengan menggunakan aplikasi Microsoft Teams.

Suasana di ruang Kepala Sekolah. (Foto:Dian)

Dipandu May Yustina, S.Pd sebagai MC, kepala sekolah didampingi para wali kelas sudah bersiap dibantu oleh tim operator. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan sambutan dan pengarahan oleh Bapak Kepala Sekolah. Drs. M. Masykur HS, M.Si.

Dalam sambutannya, Abah Masykur kembali menekankan pentingnya kerjasama antara sekolah dan para orangtua. Beliau menegaskan, dalam masa pembelajaran daring ini para guru bekerja lebih berat, hampir dua kali lipat daripada tatap muka. Begitu pula para orangtua, selain harus menyiapkan diri untuk bekerja, kali ini mereka juga harus intens memantau putra-putrinya dalam bersekolah. Untuk itu, jika para orangtua hanya memasrahkan anaknya kepada sekolah, pembelajaran tidak akan berjalan optimal.

“Para orangtua belum sepenuhnya memperhatikan belajar anaknya. Ada yang sangat perhatian tapi prosentasenya belum mencapai 60% dari keseluruhan. Bagaimana bisa, guru tiap hari menelfon satu-satu siswanya untuk vicon (video conference) karena masih tidur, sedangkan orangtua tidak tahu dengan alasan sudah berangkat kerja. Untuk itulah perlu kerjasama yang lebih baik lagi antara sekolah dengan orangtua”, tegasnya.

Baca juga:

New Normal Bidang Pendidikan, Perlu Peran Besar Orangtua

Abah Masykur juga menyinggung persiapan dan antisipasi sistem pembelajaran di tahun ajaran baru yang akan dimulai bulan Juli mendatang. SMP Negeri 10 Surabaya sudah sangat siap apapun kebijakan yang akan dikeluarkan Pemkot Surabaya terkait dengan sekolah. Blended Learning nampaknya akan semakin dimatangkan SMP Negeri 10 Surabaya dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik.

“Kami sudah siap dengan tahun ajaran depan. Baik tatap muka 100%, 50% atau 0% (full daring) kami siap. Kedepan, kami sudah menyiapkan kamera seperti yang sekarang kami pakai dalam pembagian rapor virtual ini yang akan digunakan guru mengajar di kelas. Baik ada siswanya maupun tidak. Kami sudah menyiapkan Blended Learning seperti pada simulasi tatap muka yang lalu. Dan SMP Negeri 10 Surabaya termasuk satu dari beberapa SMP yang dipilih melakukan simulasi pembelajaran tatap muka dan sudah mempunyai protokol serta satgas Covid tingkat sekolah”, tambahnya.

Tampilan ponsel pembagian rapor virtual melalui teams. (Foto: DIan)

Acara sambung rasa atau tanya jawab diisi dengan beberapa pertanyaan dari para orangtua. Diantaranya: orangtua dari Fahrel (VII-E) sangat mengapresiasi kinerja guru dalam mendampingi para siswa dalam pembelajaran daring. Sedangkan orangtua dari Azza Putri (VII-D) dan Ginaninta (VII-A) menanyakan pertanyaan yang hampir sama, yakni mengenai seragam yang harus dikenakan pada tahun ajaran baru dan sistem pembelajarannya.

Menjawab pertanyaan ini, Abah Masykur kembali menyampaikan bahwa Blended Learning masih menjadi pilihan utama untuk menjalankan pembelajaran di tahun ajaran baru. Sedangkan kebijakan mengenai seragam, belum ada ketentuan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Dalam hal ini, beliau menyarankan kepada siswa untuk memakai seragam pada umumnya. Dan jika dirasa memberatkan, siswa cukup memakai pakaian yang rapi dan sopan selaras dengan seragam yang berlaku.

(*)

Baca juga:

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, SMPN 10 Surabaya Terapkan “Blended Learning”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*